Pena BPD

Salam JABAR, Kerja Bareng di bulan Oktober 2018. Selama seminggu dalam Rapat Majelis Pusat (MP) yang dihadiri oleh anggota BPP dan ketua BPD seluruh Indonesia.  Kesaksian-kesaksian yang disampaikan para ketua BPD dalam pengalaman penggembalaan sangat memberikan insipirasi dan semangat bagi semua peserta. Manifestasi Roh Kudus membuat beberapa peserta menangis, menyampaikan nubuatan, dan karunia Roh Kudus lainnya bekerja begitu luar biasa.  Akhirnya, kami menangkap pesan Tuhan selama rapat MP bahwa GSJA di Indonesia untuk kembali lagi kepada pengalaman Pentakosta. Belakangan ini gereja telah meninggalkan pengalaman Pentakosta dan mulai menggantikannya dengan pengetahuan, serta program kerja yang mengakibatkan kelelahan rohani. Padahal di hari Pentakosta gereja saat itu dilahirkan.  Itu artinya, gereja tidak bisa lepas dari Roh Kudus dan gereja harus mengandalkan Roh Kudus.  Jika “jiwa” gereja yakni Roh Kudus tidak diberi keleluasaan, maka sesungguhnya gereja tersebut telah membatasi jiwa-Nya alias terpenjara.  Bahkan yang sangat mengerikan jika gereja kehilangan jiwa-Nya alias sudah mati, oleh karena Roh Kudus tidak diberi kesempatan untuk bekerja sama sekali. Dalam hal ini, GSJA di Indonesia akan mengembalikan pengalaman Pentakosta menjadi dasar pelayanan.  GSJA akan mengalami dan menyaksikan pengalaman bersama Roh Kudus. GSJA akan terus mengobarkan api Pentakosta di setiap kebaktian. Oleh sebab itu, mari masuklah dalam gerakan yang sedang dikobarkan GSJA untuk membawa pengaruh bagi perkembangan kemajuan kerajaan-Nya. Jadilah pribadi yang terlibat dalam sejarah kebangkitan Pentakosta melalui gereja-Nya.  Salam Pentakosta.