Pena BPD

Salam JABAR, Kerja Bareng di bulan Mei 2018. Di dunia ini penuh dengan kepalsuan. Uang palsu, ijazah palsu, berita palsu (hoax), dan kepalsuan lainnya; tetapi yang menyakitkan kasih palsu. Berkata cinta, namun suka berdusta. Berkata mengasihi, namun sering menyakiti. Dewasa ini antara asli dan palsu sungguh sulit dibedakan. Kebenaran telah dipinggirkan sedemikian rupa dan disingkirkan oleh kepalsuan sehingga yang palsu menjadi terkemuka dan kebenaran dipunggungi. Hubungan yang dibangun dengan kasih yang palsu akan merusak. Sama halnya sparepart yang palsu akan merusak kendaraan, begitu juga kasih palsu akan merusak sesuatu yang baik. Jika terus dibiarkan kasih palsu akan merusak hubungan mentor dengan mentee. Hubungan yang tadinya dekat akan semakin jauh. Hubungan dengan kasih yang demikian jauh dari harapan mentoring; bukan menghapus air mata melainkan menambah air mata; bukan mengobati melainkan menyakiti, bukan memberkati melainkan membebani, bukan menolong melainkan merongrong, bukan mendorong maju melainkan menarik mundur, bukan mengangkat melainkan menjatuhkan, bukan menghibur melainkan mengubur semua impian.

Milikilah hubungan yang dilandasi dengan kasih yang asli. Berkata ya di atas ya, dan berkata tidak di atas tidak. Tidak ada perbedaan antara perkataan dengan tindakan. Kasih asli tidak akan berubah dan teruji dengan waktu. Kasih sejati menaruh kasih setiap waktu (musim), baik saat diberkati maupun saat belum diberkati. Ketahuilah bahwa hidup ini seperti musim, yang selalu berganti-ganti, dan tidak ada musim yang tidak baik, semuanya baik. Allah memberikan semua musim untuk sebuah keseimbangan. Namun anehnya, seringkali kita menginginkan satu musim saja, padahal jika hanya ada satu musim maka terjadi kekacauan di dunia ini. Oleh sebab itu, jika kita memasuki musim gugur, percayalah bahwa akan ada musim semi yang akan menumbuhkan kembali pohon-pohon dan akhirnya membuahkan hasilnya.

KETUA BPD GSJA JABAR