Pena BPD

Salam JABAR, Kerja Bareng di bulan Juli 2018. Dalam dunia pendidikan, kita mengenal istilah tinggal kelas bukan turun kelas. Sebenarnya turun kelas sebutan yang paling tepat bagi anak yang tidak naik kelas, sebab tidak naik kelas sama juga dengan turun kelas. Tapi, kita tidak akan membicarakan anak-anak yang saat ini akan memasuki tahun ajaran baru dan doa kita agar Tuhan memberkati mereka di kelas, sekolah, teman, guru baru, serta berprestasi di sekolah masing-masing. Turun kelas di sini berbicara merendahkan diri kita dengan melakukan atau berkata yang tidak pantas. Seperti politisi kelas wahid yang sudah berkecimpung puluhan tahun, namun pernyataannya saat-saat ini menjurus berbau SARA, ini sama saja merendahkan diri.

Label atau sebutan yang melekat pada dirinya dan mengharumkan namanya selama ini, sekarang sudah tidak lagi sesuai karena bertolak belakang dengan tindakannya. Turun kelas juga berlaku bagi kita sebagai hamba Tuhan. Sebutan ini dikarenakan perubahan identitas, yang dahulu sebagai hamba Tuhan
yang hidup dalam kebenaran, sekarang menjadi hamba dunia yang hidup dalam dosa. Ingat, kita telah meninggalkan kegelapan dan berjalan dalam terang Tuhan. Melepaskan diri dari ikatan dosa dan menjadi pribadi yang merdeka. Saat kita kembali lagi kepada kehidupan lama, sesungguhnya kita sedang turun kelas. Kita kembali kepada kubangan kehidupan lama. Hamba Tuhan yang hidup dalam perzinahan, hidup dalam kebohongan, hidup “mengambil milik Tuhan” menunjukkan bahwa kita turun kelas. Bukan saja mempermalukan diri kita, tetapi kita sedang mempermalukan Tuhan yang telah memanggil kita. Turun kelas juga seringkali terjadi saat kita menunjukan karakter dunia bukan karakter Kristus. Tidak menguasai diri, tidak sabar, tidak dapat mengampuni; semuanya ini akan menurunkan kelas kita. Berkata kasar, mengumpat, mengutuk; ini juga akan menurunkan kelas kita. Mari tunjukkan identitas kita sebagai anak Tuhan, bukan sebaliknya. Mari kita berlomba-lomba untuk naik kelas, semakin memiliki karakter seperti Kristus.

KETUA BPD GSJA JABAR